ISOMERI
STRUKTUR SENYAWA HIDROKARBON DAN SISTIM NOMENKLATUR
A.
SISTIM NOMENKLATUR
Hidrokarbon
adalah golongan senyawa karbon yang paling sederhana ,hidrokarbon hanya terdiri
dari unsure karbon C dan hidrogen H .
Menurut
IUPAC,nama unsur tidak diawali dengan huruf capital ,kecuali berada di awal
kalimat. Dalam sistim tipografi symbol kimia yang digunakan adalah singkatan
dari nama latin , misalnya Fe untuk besi,Cu untuk tembaga,Hg untuk raksa .
Contoh
lain yaitu misalnya (NH4Cl) .
Nama
yang didasarkan pada aturan IUPAC ini kita kenal sebgai nama IUPAC ,disamping
nama IUPAC banyak juga senyawa kimia yang mempunyai nama lazim ,yaitu nama yang
digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
a. Alkana
Alkana merupakan senyawa hidrokarbon yang ikatan
rantai karbonnya tunggal.
Rumus umum CnH2n+2.
a. Rantai
tidak bercabang atau lurus ,jikaa rantai karbon terdiri dari 4 atom karbon atau
lebih ,maka nama alkana diawali dengan huruf n-(normal)
Contohnya : CH3-CH2-CH2-CH3
namanya yaitu n-butana
b. Jika
rantai karbon bercabang
Maka,
1. Tentukan
rantai induknya
2. Penomoran
,berilah penomoran pada rantai induk yang dekat dengan ujung cabang.
3. Tentukan
cabang
Yaitu atom C yang terdekat dengan rantai induk .
cabang tersebut merupakan gugus alkil dan selanjutnya diberi nama alkil sesuai
struktur alkilnya.
4. Nama
alkil
5. Urutkan
penulisan namanya.
c. Tambahan
untuk penomoran khusus
Alkena yaitu senyawa hidrokarbon yang mempunyai
ikatan rangkap dua pada rantaikarbonnya.
Rumusnya : CnH2n.
Cara tata nama ALKENA yaitu dapat dijelaskan
sebagai berikut:
a. Alkena
rantai lurus
Ranatai alkena rantai lurus sesuai dengan nama –
nama alkana hanya saja pada alkena mengganti akhiran ana dengan ena.
Berikut ini adalah beberapa contohnya yaitu :
C2H4 ( etana )
C3H6( propena )
C4H8 (butena )
b. Alkena
rantai bercabang
Urutan penamaan yaitu dengan,memilih rantai
induk,menberi nomor,penamaan berdasarkan urutan .
Alkuna merupakan senyawa hidrokarbon yang
mempunyai ikatan rangkap 3. Rumusnya yaitu CnH2n-2.
1. Alkuna
rantai lurus diakhiri dengan una.
Contoh : C3H4 ( propuna ),
C5H8 (pentuna ), C4H6 ( butuna ).
2. Alkuna
rantai bercabang
Urutan penamaan yaitu :
a. Memilih
rantai induk
b. Penomoran
alkuna
c. Penamaan
.
B.
ISOMER STRUKTURAL
Isomer
yaitu suatu senyawa yang yang memiliki jumlah dan macam atom sama tetapi
berbeda dalam penataannya.
Pada
dasarnya isomer dapat dibagi menjadi dua bagian
Yaitu
isomer ruang dan isomer struktur .
Isomer
struktur dapat dibagi menjadi dua diantaranya yaitu :
1. Isomer
kerangka
Adalah keisomeran karena perbedaan kerangka atom
karbon diantara senyawa-senyawa dengan rumus molekul yang sama.
2. Isomer
posisi
Adalah keisomeran yang terjadi karena perbedaan
posisi gugus tertentu dalam senyawa-senyawa dengan rumus molekul yang sama.
C.
ISOMER PADA ALKANA
Isomer
yang paling sederhana pada alkana adalah ketika atom karbonnya terpasang pada
rantai tunggal tampa ada cabang.









Nice post
BalasHapusBagaimana isomer pada alkana jika atom karbonnya terpasang pada rantai bercabang?
BalasHapusSaya sudah cukup mengerti dengan penjelasan anda. Tapi saran saya lebih baik anda tambah lagi penjelasan tentang perbedaan isomer kerangka dan isomer posisi. Terimakasih
BalasHapusAssalamuaaikum EKI, saran saya anda sebaiknya lebih memperjelas lagi mengenai perbedaan antara isomer posisi dengan isomer kerangka dengan menggunakan gambar sebagai contoh serta dijelaskan, dan alangkah baiknya gambar isomer posisi dan isomer kerangka anda tambah atau diperbanyak supaya dapat dibandingkan. Terima Kasih.
BalasHapusmenurut saya, materi yang disampaikan sudah cukup menarik, tetapi akan lebih baik lagi jika dilengkapi lagi untuk contoh-contohnya. terimakasih.
BalasHapusmateri yang anda sampaikan sangat bermanfaat.
BalasHapus